Header Ads

Link Banner

33 tahun sekali GMT, Almaidan adakan kajian Biskuaz

Universitas Riau - Fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) yang terjadi 33 tahun sekali di Indonesia ini mendapat kajian Biskuaz dari Lembaga Semi Otonom Fakultas Almaidan Fkip Unri. Dengan pemateri Ustadz Tajuddin Nur Lc yang membahas tentang hal-hal yang disunahkan saat melihat gerhana matahari dilaksanakan di mushalla Fkip Unri, Senin (7/3).

"Sunah-sunah yang kita lakukan saat melihat gerhana matahari adalah kita perbanyak dzikir (red. takbir, tahmid, tahlil, dll). Juga perbanyak doa agar kita senantiasa dilindungi Allah dan diberi keamanan, agar matahari kembali normal. Karena peristiwa gerhana matahari total ini merupakan salah satu tanda-tanda hari kiamat", jelas beliau.

Selain itu kita juga dianjurkan perbanyak beristighfar dan perbanyakan sedekah, karena bisa mendatangkan keberkahan bagi diri sendiri. Saat melihat gerhana matahari total, kita juga dianjurkan dengan sunah muakad melaksanakan shalat gerhana matahari.

Untuk pelaksanaanya sendiri, diperuntukan untuk para muslim/muslimah yang sudah baligh. Baik laki-laki, perempuan, tua maupun kalangan muda yang melihat langsung kejadian gerhana matahari tersebut. Shalat gernana ini dilakukan sebanyak 2 raka'at dimana dalam 1 raka'at terdapat 2 kali ruku'.

"Lebih afdhol dilakukan berjamaah, tapi jika tidak ada jamaahnya boleh dilaksanakan sendiria", ungkap ustadz Tajuddin yang juga seorang imam besar mesjid Arfaunnas Unri.
 
Untuk daerah-daerah tidak dapat melihat gerhana matahari secara langsung maka tidak disunnah melaksanakan shalat gerhana matahari. Seperti contoh jika gerhana matahari terhadi hanya di Thailand, maka kita yang berada di Indonesia tidak disunnahkan melaksanakan shalat gerhana matahari. Atau kita mengetahui kejadian gerhana matahari terjadi disuatu daerah melalui media sosial atau media elektronik, maka kita juga tidak disunnahkan melaksanakannya.
Seperti diberitakan sebelumnya, GMT akan berlangsung pada hari Rabu, 9 Maret 2016 selama 2 jam 7 menit 90 detik yang dimulai pukul 06:22:14:2, puncaknya pukul 07:21:49:2 dan berakhirnya di pukul 08:29:23:2 di Kota Pekanbaru (http://media.bmkg.go.id/gmt). Beberapa kota pun akan dilewati termasuk Palembang, Belitung, Kalimantan dan Maluku serta Pekanbaru. Sedangkan beberapa wilayah lainnya hanya akan menyaksikan Gerhana Matahari sebagian saja.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.