Header Ads

Link Banner

Yan Paranajaya : IKA FISIP Belum Resmi Dukung Alumnus FISIP di Cawako Pekanbaru

geraibisnis.co.id, Universitas Riau - Terkait sejumlah berita yang merebak tentang IKA FISIP UNRI yang telah memberikan dukungan pada Cawako Pekanbaru maka IKA FISIP UNRI mengirimkan broadcast ke sejumlah media massa guna meluruskan berita dukungan tersebut.
 
Dalam rilis medianya tersebut, IKA FISIP UNRI hanya baru sebatas memberikan dukungan moril kepada kandidat Cawako Pekanbaru tersebut yang kebetulan merupakan salah satu alumnus Fisip Universitas Riau. Pada acara diskusi rutin yang diselenggarakan oleh IKA FISIP UNRI (Sabtu 13/3/2016), kandidat Cawako tersebut kebetulan dipersilahkan untuk menyampaikan gagasan maupun ide-idenya dan pada prinsipnya IKA FISIP sangat mendukung putra/putri terbaik di Riau untuk maju dan berkiprah di manapun mereka berada.

Akan tetapi untuk memberikan suatu dukungan politis tentu saja IKA FISIP UNRI harus melewati mekanisme internalna sendiri. Ketua IKA FISIP UNRI, Drs. Yan Pranajaya mengatakan “Untuk dukungan dari kami tentu akan ada yg menyampaikan langsung dari pihak IKA FISIP UNRI sendiri. Sesuai dengan kapasitas tertinggi.”

Pernyataan Kandidat Cawako Pekanbaru tersebut sepertinya telah menimbulkan goncangan internal di tubuh IKA FISIP UNRI sendiri, terkait hal itu Drs. Yan Pranajaya hanya menyampaikan bahwa menyampaikan dan memerikan gagasan maupun ide itu merupakan suatu keharusan di IKA FISIP UNRI. “Sehingga kita bersama mempunyai pandangan dan arah yg  sama dalam membangun Ika Fisip UR yang kita cintai ini”.

Dalam kesempatan itu juga Sang Ketum IKA FISIP UNRI meminta agar perihal dukung-mendukung kandidat kepala daerah ini tidak menjadi suatu polemik bahkan beliau mengundang dan menanti kesediaan tokoh-tokoh lain untuk berkenan berdiskusi dan menyampaikan Visi Pembangunannya di Sekretariat IKA FISIP UR Jl. Diponegoro No. 40.
Diskusi terakhir yang diselenggarakan oleh IKA FISIP UNRI adalah rencana untuk mengadakan Seminar tentang Pemberdayaan UMKM di era Harga Minyak Dunia yang terus melemah saat ini.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.