Header Ads

Link Banner

Alumni FISIP UR Jadi Fasilitator Masyarakat

Tengku Mukhtasar SSos MSi (Ilmu Pemerintahan Fisip Unri, 1995)

www.terasunri.com - Berkiprah di tengah masyarakat bukan suatu yang baru oleh Tengku Mukhtasar SSos MSi. Sebelum dipercaya menjadi Sekretaris Camat di Kecamatan Sungai Mandau, ia sudah selalu berhubungan dengan masyarakat. Mulai dari sebagai petugas lapangan di Kecamatan Koto Gasib.

Ia juga pernah ditunjuk menjadi pejabat kepala desa sampai tiga kali, yaitu di Desa Empang Pandan, Sri Gemilang dan Tasik Seminai. Bahkan hingga saat ini, Tengku masih tetap enjoy dengan kehidupan di lapangan dibandingkan di belakang meja. 

Sebagai alumnus Unri yang sudah memiliki gelar master ini, ia tetap ingin selalu dekat ke masyarakat dengan langsung berbaur mendengarkan dan melihat situasi masyarakatnya.

 ‘’Sebagai Sekcam, tugas saya tentu membantu camat guna menjadi perpanjangan tangan pemerintah. Tapi juga ada yang perlu diingat jika sebagai abdi negara, kami juga fasilitator masyarakat untuk sampai ke pimpinan. Makanya, saya lebih tertarik terjun langsung ke lapangan dibandingkan hanya menerima laporan. Bagaimanapun, kami adalah garda terdepan di kecamatan dan wakil masyarakat,’’ terang Tengku.

Disebutkannya, saat awal menjadi PNS, ia sudah beberapa kali di tempatkan. 

Namun uniknya, penempatannya selalu saja berhubungan langsung dengan masyarakat. Sebagai contoh, penempatannya di Sekcam Sungai Mandau yang notabenenya pada masa itu daerah terpinggirkan dan belum sampai infrastruktur maupun listrik ke sana.

Namun, setelah ia dan camat ditempatkan di sana, kawasan tersebut kini sudah memiliki akses jalan dan listrik yang bisa dinikmati masyarakat sekitar. 

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari ilmu yang diperolehnya di Unri khususnya Fisipol dan aplikasi praktik di lapangan secara langsung. Dengan begitu, dia bisa menjadi fasilitator keinginan masyarakat ke pemerintah dan sebaliknya tanpa menimbulkan konflik.  

‘’Awalnya memang, secara geografis ini berada terluar. Memang ada tiga desa diatas yaitu Desa Lubuk Umbut, Pasir Betung dan Pencak  Umbai perlu sentuhan pemerintah.

Tapi secara perlahan dan mengkombinasikan ilmu yang saya dapat di Unri dengan praktik langsung di lapangan, hal tersebut bisa diatasi. Lagi pula, di sini banyak potensi yang bisa dijadikan peluang baru guna mengembangkan masyarakat dan harus diketahui pemerintah. Itu yang kami lakukan di sini sehingga pembangunan merata,’’ terangnya.

Sumber: http://www.riaupos.co/130802-berita-fasilitator--masyarakat.html#ixzz4NDqrtA4i

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.