Header Ads

Link Banner

Darmadi, Alumnus FKIP Biologi Yang Menyukai Hal Berbau Lingkungan


www.terasunri.comBack To Nature merupakan semboyan yang terus dikampanyekan. Pasalnya, kepedulian akan lingkungan sudah menurun dan terkesan tidak peduli. Padahal pada zamannya, lingkungan menjadi jantung perekonomian dan keperluan unsur penting dalam kehidupan manusia. 

Sungai merupakan salah satu elemen alam yang memiliki peran penting tersebut. Baik sebagai penunjang transportasi juga diperlukan untuk keperluan hidup sehari-hari, baik untuk minum maupun untuk mencari makan. 

Namun sayangnya, saat ini kondisi sungai khususnya di Riau sudah cukup parah dan disinyalir tercemar parah akibat limbah. Ironisnya, sebagian masyarakat nyatanya masih memerlukan sungai sebagai salah satu tempat mencari makan dan minum. 

Hal tersebutlah yang mendorong terbentuknya Pusat Studi Bencana LPPM Unri. Darmadi Ahmad SPd MSi yang merupakan alumnus Pendidikan Biologi FKIP Unri 1993, adalah salah satu sosok yang menjadi pelopor terbentuknya lembaga yang akan mengkaji tentang lingkungan ini.

Diceritakan Darmadi, keinginannya ini hanya memiliki satu tujuan yaitu mengembalikan fungsi dan peran lingkungan yang penting dan membuat masyarakat lebih peduli dengan kondisi lingkungannya.

 "Saya memang menyukai hal yang berbau lingkungan. Saat masih menjadi mahasiswa, saya kerap bergabung dengan kegiatan-kegiatan lingkungan dan konsen dengan kampanye lingkungan tersebut. Dengan adanya lembaga ini bisa lebih kosentrasi untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut," terangnya.

Diceritakannya, saat ini, di bawah PPLH bersama WWF sedang menggarap water lab, atau laboratorium air di Sungai Subayang. Sungai Subayang merupakan sungai yang berada di tengah-tengah hutan lindung tempat bermukim berbagai satwa yang terancam punah seperti harimau. 

Masyarakat sekitar juga masih sangat mengandalkan sungai tersebut untuk akses transportasi dan memenuhi keperluan sehari-hari. Diharapkan dengan kajian yang dilakukan tersebut dapat membuat sungai yang merupakan jantung hutan dan satwa tersebut tak tercemar. 

Diterangkannya, selain Sungai Subayang yang ingin kembali dikembalikan kemurniannya, Darmadi juga tidak menutup kemungkinan akan memeriksa sungai-sungai lain yang diduga mengalami perubahan akibat limbah. Salah satunya Sungai Siak dan sungai-sungai kecil lainnya di Riau. 

"Yang penting bagaimana sekarang kami bisa memberikan penjelaskan kepada masyarakat sekitar untuk peduli dengan lingkungannya. Dengan cara tidak membuang sampah ke sungai dan lainnya. Selain itu, kami juga mendorong aparat hukum untuk menindak pengusaha yang membuang limbah ke sungai," tegasnya.

Sumber : http://m.riaupos.co/130666-berita-kembalikan-kemurnian-sungai-subayang.html

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.