Header Ads

Link Banner

Dodi Alumni Pendidikan Fisika UR : Buat Murid Aktif dengan Pendekatan Saintifik

Dodi Dahnuss SPd MPd

www.terasunri.com - Sebagai pendidik, tentunya ia ingin para peserta didik mampu menguasai ilmu yang disampaikan. Salah satu cara yang ia gunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik sendiri ada dalam kurikulum 2013. Namun penerapannya masih belum begitu baik di Indonesia.

Karena itu pula ia tertarik untuk mengangkat judul tersebut ke dalam riset. Ia ingin pendekatan tersebut mampu dimaksimalkan. Terlebih karena manfaatnya yang sangat baik bagi peserta didik. Dan hasil riset yang ia lakukan juga membuktikan hal tersebut.
“Dengan pendekatan saintifik, murid menjadi lebih aktif. 

Eksperimen yang dilakukan juga bisa lebih mendalam. Karena guru menilai secara otentik dari apa yang sudah dikerjakan oleh para siswa tersebut,” jelas pria yang pernah aktif di BEM Unri ini.

Kinerja siswa bisa lebih terukur dengan menggunakan pendekatan tersebut. Hubungan guru dan siswa pun semakin intens. Karena keduanya terlibat dalam kegiatan yang mengharuskan untuk komunikasi dua arah.

Sebagai seorang dosen, dirinya mengaku juga menerapkan hal tersebut kepada mahasiswa. Agar mereka juga mampu mengembangkannya nanti. Besar harapnnya bisa terus melanjutkan penelitian ini. Namun, dengan kondisi saat ini, ia mengaku masih belum leluasa. Terlebih di kampus tempat ia mengajar saat ini, Program Studi Pendidikan Fisika masih sedang dirintis.

“Saat ini Prodi Pendidikan Fisika masih dirintis. Mungkin tahun depan sudah bisa menerima mahasiswa baru. Di saat itulah baru kita bisa melanjutkan penelitian bersama mahasiswa,” ujarnya yang juga terlibat dalam pengurusan prodi baru tersebut.

Ke depan, ia berharap dengan semakin berkembangnya penelitian mengenai pendekatan saintifik, membawa kebaikan tersendiri bagi kemajuan Fisika khususnya di sekolah. Guru tak hanya mampu membuat siswa melakukan eksperimen semata. Namun juga bisa mengukur salah dan kelebihan siswa. Sehingga siswa tahu dimana letak kekurangan mereka.

Ia yakin, nantinya pendekatan tersebut mampu lebih booming lagi dari saat ini. “Kita ingin pendekatan ini bisa diterapkan oleh seluruh guru. Sehingga eksperimen tak hanya sekadar eksperimen. Guru tak hanya melihat hasil. Namun menghargai pula proses dari eksperimen siswa tersebut,” lanjutnya.

Ia menargetkan tahun depan sudah bisa kembali mengembangkan penelitian. Untuk karir, ia mengaku akan tetap menjadi dosen dan berperan dalam memajukan wajah pendidikan Fisika di Indonesia. Sebagai alumni Unri yang di usia mudanya sudah menjadi dosen, ia berharap para alumni Pendidikan Fisika lainnya juga mampu memgembangkan diri sedini mungkin
“Kalau ada kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, jangan ditunda. Karena itu yang menjadi modal kita berkarir. Semoga kelak para alumni Unri bisa berkiprah dan sukes bersama memajukan dunia pendidikan,” tutupnya.

Sumber : http://www.riaupos.co/130944-berita-maksimalkan-pendekatan-saintifik-pada-fisika.html#ixzz4NDsjg9EZ

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.