Header Ads

Link Banner

Manda Sebut Masalah Operasional Bus UR Tak Kunjung Selesai



terasunri.web.id - Amanda Khaira Perdana mahasiswa jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Riau (UR) angakatn 2013 menuliskan unek-uneknya tentang operasional Bus Universitas Riau yang tidak berjalan efektif sebagaimana mestinya untuk dipergunakan bagi mahasiwa Universitas Riau yang tidak memiliki kendaraan.

"Saya sudah 4 tahun lebih kuliah di UR. Tetapi ada beberapa hal yg entah kenapa sepertinya sulit diselesaikan. Salah satunya tentang jadwal operasional bus UR," ungkap yang akrab disapa Manda.

Ia menambahkan kemungkinan pandangannya terhadap sebagian mahasiswa UR khususnya pedestrian warrior sering dibuat sedih dan kecewa dengan pelayanan bus UR ini. "Kenapa tidak ? Terkadang karena keterlambatan operasional bus membuat mahasiswa apalagi yg kuliah pukul 7.30 pagi sering terlambat kuliah. Belum lg jika ada dosen yg menerapkan disiplin tinggi telat sedetik mahasiswa yang terdzalimi itu akan get out dari kelasnya," jelasnya.

Tak hanya itu, permasalahan lainnya selain ketidakjelasan operasional bus UR tersebut yang paling miris adalah bus dan supir busnya ada tapi jarang beroperasi, "Seperti yang terlihat di foto yang saya ambil pagi tadi pkl 8.09 pagi. Ntahlah, saya mungkin harus berhusnudzan bahwasanya mungkin saja bahan bakar bus blm diisi atau lelah supir bus nya bekerja tidak sesuai denagn gaji yang diperoleh", papar Manda yang pernah menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) UR.

Sudah 4 tahun lebih Manda berkuliah masalah bus ini belum juga terselesaikan. "Mudah-mudahan saja para "pedestrian warrior" ini suatu saat bisa menciptakan teknologi sepeda listrik atau penemu teknologi teleportasi di film2 naruto atau teknologi canggih klan bulan ataupun klan bintang di novek tere liye," khayalnya.

"Mohon maaf sebesar-besarnya hanya ingin menyampaikan kegundahan yang ada. Semoga pedestrian warrior tidak ada lagi yang mengeluh dan bisa berjalan kaki dari kos ke kampusnya masing-masing agar mereka memperoleh ladang amal yg lebih daripada yang memiliki kendaraan apalagi pemilik kendaraan yang lewat dan tidak ingin nebengin orang-orang ini (red. mahasiswa yang tidak memiliki kendaraan)," tutupnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.